Kau mungkin bisa menutup mulutku, menghentikan aksiku, bahkan memenjarakan aku, tapi kau tidak akan pernah bisa menghentikan kekuatan IDE, karena 'FIKIRAN' ku dapat merubah DUNIA meski dibawah ancaman mu! (Bunga Mataharry)

Feb 9, 2015

Menjejaki Sistem Cybersecurity Pemerintah Indonesia Terpusat

Oleh: Nofia Fitri


Cybersecurity menjadi isu yang nyaris mencuri perhatian publik dan semua kalangan dari berbagai latar belakang, khususnya ditengah-tengah mencuatnya isu penyadapan baru-baru ini. Kelemahan-kelemahan Pemerintah Indonesia di level cybersecurity pun menjadi sorotan dunia, baik di lingkungan regional maupun global. Pemerintah Indonesia tidak bisa sepenuhnya menyalahkan pihak negara Penyerang dalam hal kelemahan sistem yang berhasil di exploitasi tanpa pertanggungjawaban diplomatik dalam isu penyadapan misalnya, melainkan juga harus mengoreksi sistem keamanan negara itu sendiri. 
Banyak kritik bermunculan dari berbagai kalangan, khususnya peneliti-peneliti Cyber Security asing terkait sistem keamanan siber Indonesia, diantaranya yaitu kurang sinerginya kerja lembaga-lembaga atau think-tank Pemerintah di bidang keamanan siber dalam fungsi-fungsinya. Mengutip pernyataan Kathleen Rustici[i]:
“Indonesia faces numerous challenges in developing its Cybersecurity capabilities, including coordinating across a large and difuse government. Currently, the government has no coordinated strategy for cybersecurity.... “

Kemudian, mempertimbangkan masukan dari berbagai pihak yang mengkaji isu-isu Cybersecurity Indonesia, diantaranya:


“As Indonesia continues to develop rapidly and increase its cyber dependency in the process, the country will become more vulnerable toa growing number of sopisthicated threats, some of which may be politically motivated, hence Indonesia must put cybersecurity into a wider societal context and make necessary preparation to meet this challenge.”[ii]