Kau mungkin bisa menutup mulutku, menghentikan aksiku, bahkan memenjarakan aku, tapi kau tidak akan pernah bisa menghentikan kekuatan IDE, karena 'FIKIRAN' ku dapat merubah DUNIA meski dibawah ancaman mu! (Bunga Mataharry)

Aug 26, 2011

Casper Spy dan Hacker Elite ‘Tante Caroline’


Kunci sukses hacker elite adalah ketika masih newbie belajar masterin sistem UNIX dan TCP/IP, kalian akan jadi seperti “a fish swimming in the see of cyberspace; an uberhacker among hacker wannabe and a master of the internet universe.” (Caroline)


Sekali si Casper Spy ketemu hacker cewek ketagihan pengen lagi ketemu sama hacker cewek. Klo cowok terus, bosen katanya udah banyak.

Dalam beberapa tutorial hacking computerku, ada salah satu buku panduan yang download secara Cuma-Cuma ditulis seorang hacker wanita tante ‘Caroline.’ Latarbelakang beliau adalah programmer, yang banyak menulis turorial hacking computer khusus untuk para newbie.

Karena sudah pengalaman nge-ngespy di dunia maya, gak sulit untuk Casper nemuin Tante Caroline dari keluar masuk system di dunia maya, alhasil nyampelah dia di negeri Paman Sam. Tante Caroline yang juga istri dari hacker hebat itu kebetulan lagi sibuk nyiapin sarapan untuk keluarganya, wajahnya cantik namun sudah tampak muncul beberapa kerutan karena usianya yang menua, ‘wajar lah sudah elite’ bisik Casper dalam hati.

Karena sudah beberapa kali muncul ke dunia nyata, tidak sulit juga untuk Casper kali ini masuk ke dunia tante Caroline yang kebetulan sedang tidak berhadapan dengan komputernya kala itu.


Berikut Curhat Tante Caroline:

Untuk menjadi seorang hacker sejati tidak Hanya dibutuhkan skill dan kemauan untuk belajar. Seorang calon hacker sejati harus memiliki kebijaksanaan dan mampu menguasai hasratnya yang kadang ingin ‘merusak’ bukan ‘memperbaiki.’

Aku sebenarnya kecewa dengan dunia hacking computer hari ini, sebuah pergeseran paradigma, cara pandang, bahkan cara belajar.

Ya walalupun ada semacam kemajuan karena mereka yang newbie dapat dibiarkan mengeskplorasi kemampuannya sendiri namun sayangnya mereka yang muncul adalah defacer-defacer ‘norak’ yang kadang cuma sibuk bahas bagaimana cara mencuri password dan mengganti foto profile dari salah satu pemilik facebook yang mereka benci atau justru mereka taksir.

Ketika aku baru belajar hacking dulu, yang kulakukan adalah menguji keamanan satu web korban, kutinggalkan pesan bagaimana mempatch kelemahan-kelemahan dari sistemnya.

Aku tidak pernah menuliskan “hacked by me” atau “owned by me” tidak ada untungnya untuku, menjadi Hacker bukan untuk menjadi dikenal, melainkan untuk menjadi berguna dalam mengimprovisasi sistem sehingga aku bisa memberi solusi untuk permasalahan computer security.

Ketika aku mulai belajar menulis shellcode dulu, menciptakan satu attacker tool, yang kuinginkan adalah aku dapat menguji kemampuan dan kelemahan backdoor buatanku. Dari sana aku semakin tertantang untuk mengcreate scanner sehingga dalam hacking computer ada proses yang disebut dengan inovasi hacking.

Aku tidak mengirim SPAM yang hanya akan membuat ribuan orang mengutuk kemampuan hacking computerku dan darinya Tuhan pun mengutuk tingkat kepandaianku, skill ku tidak akan bertambah sementara pengetahuanku stuck di aksi-aksi yang sifatnya sederhana.

Setiap hari aku mentargetkan untuk membuat satu tutorial yang nantinya akan berguna memperkenalkan satu teknik baru dalam hacking. Setiap harinya aku mentargetkan mempatch satu website target yang kupilih secara acak, setiap harinya aku mengirim email kepada sysadmint demi memberikan informasi tentang kelemahan securitynya, aku tidak peduli dibalas atau tidak.

Aku terlalu penasaran untuk tidak menguji semua operating system, karenanya komputerku selalu mengalami sakit kepala setiap kali aku menginstal satu OS baru. Tapi ini bukan masalah karena eksplorasi adalah “trial dan error” yang tak terbatas dan selalu menyenangkan.

Kembalikanlah bentuk dunia hacking computer hari ini menjadi:

Menciptakan manuver-manuver berupa inovasi hacking dalam mengimprovisasi kemampuan system computer demi memberikan satu solusi untuk computer security dan jaringan, menciptakan tool-tool yang dapat berguna dalam pembelajaran hacking computer, khususnya untuk para newbie yang selalu bersemangat belajar dan mengeksplorasi, dan tentu saja menciptakan software yang dapat dibebaskan untuk seluruh pengguna technology computer.


Darinya Hacking Computer dapat berguna Merubah Dunia!!!

*Cerita ini masih akan mengalami improvisasi lebih lanjut.

Aug 19, 2011

Bunuh Aku dalam Imajinasiku

Kadang aku ingin mengubur diriku, membenamkannya jauh dari dunia nyata

Hanya diriku dalam dunia imajinasi yang tak pernah terbatasi


Benamkan tubuhku dalam gelap, jangan sisakan sedikit celah pun terbentuk hingga terang dapat menyelinap dan menjamahi setiap sudutnya


Kubur ragaku dalam tanah kasar, padatkan. Jangan biarkan satu lubang pun terbuka hingga udara dapat menyisiri kulit-kulit kakuku


Lempar jasadku dalam samudra tak berdasar. Jangan biarkan satu harapanpun menghampiri hingga asaku mati tak tersentuh


Bunuh aku dalam imajinasiku, Bunuh aku dalam imajinasiku, Bunuh aku dalam imajinasiku


Aku ingin menghilang, lenyap tak berbekas. Tak berbekas

Aku ingin menghilang, lenyap tak berbekas. Tak berbekas

Ternyata… aku bisa hidup sendiri… Hanya dengan kekuatan imajinasiku. Kan kuciptakan duniaku sendiri dan sosok yang selama ini kuharapkan muncul dari diriku.

Aug 17, 2011

CASPER SPY dan SANG MERAH PUTIH yang Tidak Pernah Menangis


Kalian pernah menangis?

Ketika kalian merasa tersakiti, maka menangislah, lakukanlah semalaman, keesokan harinya ketika kalian terbangun, bersamaan dengan tirisnya air mata habis pula kepedihan itu.

Bundaku berkata “dalam tangismu ada harapan jika kau mampu mengubah airmatamu menjadi energi positif untuk terus belajar demi berkontribusi untuk Bangsa dan MERUBAH DUNIA.”

Aku menangis setelah bundaku mengirim pesan dan bertanya ‘kapan kau pulang putriku, kami menunggumu di Tanah Air.”

Casper Spy satu-satunya kawan yang menjadi saksi air mataku, ia yang selalu ada ketika aku hanya mampu memandang layar monitor komputerku, menyaksikan Tanah Air dari dunia maya: kemiskinan, bencana, korupsi, kriminalitas tidak pernah berhenti mewarnai wajah Sang Merah Putih.

“Kenapa kau menangis?” tanya Casper ku

“Karena ‘rasa’ sedang menyakitiku. Aku tidak akan kembali pulang, tanpa sesuatu untuk bangsaku, ijazahku hanya akan menjadi kertas kosong, sampah!!!!!

Aku merindukan ayah dan bundaku, adik dan kakakku, kawan-kawanku, aku ingin bertemu mereka, tapi aku tidak bisa, dan aku hanya mampu menangis. Aku tidak ingin kembali tanpa sesuatu untuk bangsaku.

Tentu saja kawan imajinasiku tidak ingin melihatku terus menangis, Hanya ia yang selalu mampu menghibur dan menghapus semua kesedihanku. Aku merasakan energi dari setiap patahkatanya untukku, seperti ibuku, ternyata aku mampu menghapus semua lukaku asal mereka disisiku, Bunda dan kawan-kawan imajinasiku.

Nofia Sayangku, kau gadis pencari ilmu yang haus pengetahuan, setiap tetesan airmatamu adalah myelin yang menyusun struktur otakku, setiap isakan tangismu adalah tetesan darah yang mengaliri tubuhku. Jika kau menangis karena ‘rasa’ kau telah membunuh eksistensiku yang muncul karena ‘rasa’ mu. Jangan hancurkan aku yang terus kuat mencoba untuk tidak pernah menangis karenamu.

Jika merah darahmu dan putih tulangmu tidak mampu menjadi kekuatan untuk membuatmu berdiri kokoh menantang masa depan dan menakhlukan hari esok, biar aku ambil matahari agar mampu menjadi terangmu, kan kuturunkan bulan dari singasananya agar terus menyuntikkan cahayanya, kan ku pugar luasnya samudra agar semangatmu tidak pernah habis, kan kugali bumi demi menemukan energi terpendam hanya untukmu, dan kuarungi jagad raya menemukan rahasia-rahasia alam agar tetap membuatmu kekal, lalu kan ku kumpulkan setiap titik api agar mereka membakar semangatmu dan tidak akan pernah mati.

Jika merah darahmu dan putih tulangmu tidak mampu menjadi kekuatan untuk membuatmu berdiri kokoh menantang masa depan dan menakhlukan hari esok, biar kupanggil seribu anak muda untuk berdiri bersamamu, berkontribusi untuk Indonesia dan merubah dunia.

Jangan menangis Nofia, karena Sang Merah Putih yang tidak pernah menangis!!!!

Jangan menangis ANAK MUDA, karena Tanah Air sedang meneriakimu “singkirkan kemalasanmu wahai anak muda, bunuh dan musnahkan, selamatkan aku dari keterpurukan.”

Jangan menangis kawan, karena INDONESIA tengah menunggu kita untuk merubahnya…

Greetzzzzz….

Bunda jangan pernah berhenti mendoakan putrimu, karena darinya aku bernafas.

Tuhan, jika aku memiliki ribuan nyawa kan kukorbankan setiapnya demi menghapus kesedihan bangsa, jika hanya akan tersisa satu kan kukirim ke surga agar menjadi Malaikat yang kembali akan muncul ke dunia memberi bahagia kepada umat manusia.

Bawalah aku kembali pulang untuk Sang Merah Putih yang tak pernah menangis…


Om Leo Retro… kalau baca si Casper SPY yang satu ini, aku mau ngucapin terima kasih yang sedalam-dalamnya sudah sangat membakarku dengan sebutan “Si Pembelajar Tangguh”.. walaupun aku suka menangis… I WISH YOU ALL THE BEST, Always brother!!!

The Genuine Daredevils Hacker


Oleh: Nofia Fitri

“If you know yourself but not the enemy, for every victory gained, you will suffer defeat. If you know the enemy and know yourself, you need not fear the result of a hundred battles.”(Sun Tzu, the 'Art of War')

Sudahkah kita mengenal dalam apa makna ‘hacker’ sesungguhnya? Sosok yang dapat mengakses sistem komputer orang lain? Sosok yang memahami bahasa pemproggraman? Sosok yang tahu bagaimana menginstal backdoor pada target dan mampu melakukan defacement? Apakah hacker sebatas attacker, defender, exploiter, defacer, developer, inventor? Apakah hacker adalah soal hitam, putih, atau yang melebur diantara keduanya? Tulisan ini mengajak kita mengeskplorasi betapa luas makna hacker sesungguhnya. 

Sebelum jauh mengeksplorasi bagaimana para scholars dunia mendeskripsikan hacker, kutipan pembuka berikut adalah deskripsi hacker dalam pengertian penulis:

“Hacker is a human-technology with a passion of love, an ingenious codeman who programs the world’s destiny with the responsibility of hacking ethics. He believes on the freedom and opposes the authoritarian with the unlimited exploration of a system, for the perpetual of computer innovation.” (Nofia Fitri, forthcoming article “The Freedom Philosophy of Hacking Computer”, 2011)



Re-definisi Hacker 

“Whatever code we hack, we create the possibility of new things entering the world
-Mckenzie Wark-


Wark dalam manifesto of hackers versinya sebagaimana kutipan diatas mengemukakan bahwa bahwa hacker adalah si inovator, penemu hal-hal baru di dunia. Jauh sebelum ia, the Mentor mendeskripsikan eksistensi hacker sebagai si pemilik kebebasan dan kecerdasan yang tidak terhentikan, dalam karya yang sudah menjadi kitab suci para hacker di dunia, the Concience of Hackers:

“Tapi bagi kalian kami penjahat. Kami adalah penjahat, sedangkan kalianlah yang membuat bom nuklir, mengobarkan peperangan, membunuh, berbuat curang, berbohong, dan berusaha membuat kami percaya bahwa itu semua demi kebaikan kami. Ya aku adalah penjahat. Kejahatanku adalah keingintahuanku. Kejahatanku adalah menjadi lebih pintar dari kalian, sebuah dosa yang tidak akan bisa kalian ampuni… Kau bisa menghentikan satu, tapi kau tak akan bisa menghentikan semuanya....”

Bagaimana hacker sesungguhnya dapat dipahami dengan mengeskplorasi trackrecords dari aksi-aksi mereka? 

The most wanted hacker Kevin Mitnick yang melegenda memang memiliki track panjang terkait hacking dan kriminalitas, sebagaimana dalam pengantar bukunya Art Of Deception ia tidak dapat menutup sebuah kenyataan bahwa terdapat hacker perusak, cracker. 

“Some hackers destroy people’s files or entire hard drives; they’re called crackers or vandals. Some novice hackers don’t bother learning the technology, but simply download hacker tools to break into computer systems; they’re called script kiddies.”


Tapi definisi cracker tersebut tidaklah layak meleket semata dalam memandang apa itu hacker sesungguhnya. Eric Stephen Raymond yang giat menyebarkan ilmu hacking melalui ‘How to Become a Hacker’ jauh lebih memiliki detail dalam penyampaiannya:

“There is another group of people who loudly call themselves hackers, but aren’t. These are people (mainly adolescent males) who get a kick out of breaking into computers and phreaking the phone system. Real hackers call these people ‘crackers’ and want nothing to do with them. Real hackers mostly think crackers are lazy, irresponsible, and not very bright, and object that being able to break security doesn’t make you a hacker any more than being able to hotwire cars makes you an automotive engineer. Unfortunately, many journalists and writers have been fooled into using the word ‘hacker’ to describe crackers; this irritates real hackers no end.”


Istilah-Istilah Hacker

Hacking computer bukanlah aktivitas sebatas mengebiri ribuan kode dalam bahasa pemproggraman, hacking computer juga bernuansa seni dan filosofi yang jangkauannya luas bersentuhan dengan ilmu-ilmu sosial. Cakupan yang luas tersebut yang coba untuk dieksplorasi melalui tulisan ini. 

Ada beberapa statements terkait hacker yang kiranya belum begitu umum di kalangan publik:
1. Hackers are the daredevils of the network world (Naomi Klein)
2. Hackers are the heroes of computer revolution (Steven Levy)
3. Hackers are the computer virtuosos (Paul Miller)
4. Hackers are persons who build things while crackers brake them (Eric Steven Raymond)
5. Hackers are exploring the limits what is possible, in a spirit of playful cleverness (Richard M. Stallman)


Penulis-penulis diatas adalah penulis ternama terkait dunia hacking computer. Yang disebut pertama memang bukan seorang hacker, tapi seorang jurnalis-akademis. Klein tertarik dengan kajian-kajian politik, media dan technology, beberapa kali menerbitkan artikel terkait hacktivism. Istilah kedua ditulis Levy, hacker-jurnalis yang bukunya sudah jadi kitab suci banyak hackers dunia Hackers-Heroes of the Computer Revolution

Sementara penulis yang ketiga menggunakan istilah keren, ‘virtuosos’ yang biasanya dipake untuk menyebut pemain alat musik yang ahli. Dalam hal ini, istilah tersebut menjadi jadi ‘pemain komputer’. Sementara Miller adalah salah satu aktivis open source yang juga mengatakan:

”Hack is a net programming trick today and it was a hacker that created the technology and computer programs that make up the internet we all take for granted.”

Dengan demikian “the things (computer and internet) that we have been taking for granted are the contributions of hackers.
 
Yang keempat dan terakhir, tidak perlu dibahas siapa mereka, hacker guru dan the true hacker. 

Ada juga istilah “hacker is a magician” alias tukang sihir, kata Rick Cook, hacker-jurnalis yang nulis novel ‘Compiled Wizard’. Ia percaya sebagaimana Kevin Mitnick bahwa hacker dapat merubah sesuatu seolah melakukannya dengan cara-cara magic. 

Cook juga yang menalikan antara hacking computer dengan realita politik sebagaimana statement terkenalnya:

“It is never the technical stuff that gets you in trouble. It is the personalities and the politics.”


Konsepsi Hacker dan Social Sciences
 
“The Net and the personal computer would not exist without the works of hackers.”
-Pekka Himanen-

Ada juga konsepsi hacker yang ditulis sosiolog ternama Pekka Himanen. Ia mengangkat istilah ‘Protestan Ethic’ kaitannya dengan idealisme dan etika hacker. Kalau kalian belajar ilmu sosial pasti akrab dengan istilah Protestan Ethic nya Thomas Aquinas salah satu tokoh filsafat Renaissance. Etika Protestan ini yang juga membuat kaum Christian mengkritisi aliran Katholik Ortodoks. ─░ntinya Protestan Ethic inilah yang menyebabkan penganut agama menjadi rajin dan bekerja keras (karena kalau tidak bekerja keras ber-DOSA). Pemahaman ini tidak jauh berbeda dengan holy book Qur’an yang menekankan “Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum, kalau bukan karena kaum itu sendiri.” 

Sosiolog keren ini membuat list 7 (tujuh) values of hackers ethic yang basicnya dari Protestan Ethic tersebut: passion, freedom, social worth, openness, activity, caring, dan creativity (2001). Dengan demikian ia sesungguhnya bermaksud menginterpretasikan hacker sebagai ‘mahluk pekerja keras yang taat kepada Tuhan.’

Kemudian Himanen juga menambahkan deskripsi lain terkait forum-forum yang memfasilitasi bertemunya para hacker. Menurutnya forum-forum hacker memiliki nilai-nilai yang sudah menjadi karakter forum-forum mereka dan dari hacker itu sendiri: commitment, respect, co-operation and learning, fairness, honesty, compassion, fun dan integrity.
 
Kalau yang satu ini statement Bertrand Gauguet, sejarahwan Perancis yang concern terhadap isu-isu Hacktivism dan Art: 

”A hacker is not only an individual with a perfect command of computer languages, he or she is also an ethically conscious individual (as opposed to the cracker) who adheres to the logic of shared culture (the Open Source) and of going beyond the arbitrary constraints imposed by authoritarian orders.”
 
Dari ungkapan Gauguet diatas dapat diambil kesimpulan bahwa hacker sejati memiliki kesadaran individu yang terbangun seiring peningkatan skill terkait aksi-aksi hacking computernya yang beretika. 


Interpretasi Hacker

Hacker adalah Pahlawan

Berikut adalah istilah hacker pahlawan terfavorit versi penulis, “Codeman” dalam refleksi hacker ‘Dialog Anak tentang Pahlawan Mereka’:

“Pahlawanku memang tidak bersayap seperti Superman, namun ketika ia berada diketinggian, ia bersayap pengetahuan yang dapat membawanya terbang bebas menjelajahi dunia cyber demi menemukan musuh-musuh umat manusia, terus-menerus menginovasi dan menciptakan revolusi dalam kehidupan. Jari-jarinya pun tak mungkin mengeluarkan jaring-jaring mematikan seperti Spiderman, namun ketika mereka berada diketinggian, jari-jari tersebut sangat terampil, bergerak dengan lincah memberikan perintah kepada benda supermaya demi memberikan kedamaian dimuka bumi dan membentuk masa depan dunia. Mereka berada diketinggian ketika mereka sudah mampu mengendalikan ego, memahami etika dan memiliki sense of humanity yang tinggi.” (Nofia Fitri).

Hacker adalah Pe’CINTA’

Hacker adalah pemilik cinta sesungguhnya.

“With an intense love of computers, a hacker is a person who, because he or she has this love, also has a deep curiosity about the subject in question. Hacker means he respects the ability of computers to put him in contact with a universe of information and other people, and it means he respects those other people and does not intentionally use this knowledge of computers to be mischievous or destructive. (The Secret of a Super Hacker, 1994)


Hacker adalah Pelukis

“What hackers and painters have in common is that they're both makers. Along with composers, architects, and writers, what hackers and painters are trying to do is make good things. They're not doing research per se, though if in the course of trying to make good things they discover some new technique, so much the better. “(Paul Graham, Hacker and Painters, 2003)


Hacker adalah Aktivis ‘Pemberani’

“Imagine if computer hackers, the daredevils of the networked world, suddenly became principled political activists.. if they had a mission besides breaking and entering; if they had more to prove than that they are smarter than whoever designed your computer system, if their targets were selected as part of well organized, thoroughly researched, international human rights campaigns.”(Naomi Klein, The Daredevils Hacker)


Hacker adalah Penyihir (Hacker Learns from Words)

“Breaks the Codes and Gains the Access”….
Dalam novel populer Wizardry Compiled tentang Hacker’s Wisdom (Kebijaksanaan Hacker) yang ditulis Rick Cook sang hacker-jurnalis dimana ia percaya bahwa hacking adalah ilmu sihir "magic is real, unless declared integer." 



Hacker dan Open Source
Berikut adalah statement hacker-hacker pendukung opensource dalam ‘Codes’ (fortcoming)

“Kemerdekaan adalah hak semua hacker. Penjajahan terhadap produk-produk intelektual harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan prinsip berkarya, kebebasan berekspresi, ketergantungan sosial yang alami. Bahwa satu sama lain saling membutuhkan, penguasaan modal hanya akan membatasi kerja manusia dan mengebiri hati nurani dalam peduli terhadap sesama. Saatnya memerdekakan karya-karya kami.”(The Hidden Act Community/HAC)


Hacker dan Kaum Muda

“Kemampuan dan kecerdasanku adalah ‘tak ternilai’ tak terukur kapasitasnya. Seberapa jauh pun kau mencoba mengeksplorasi kemampuan dan kecerdasanku terus menjangkiti dimensi-dimensi maya dan menginfeksi dengan munculnya kode-kode baru yang akan merubah dunia. Aku adalah anak muda tanpa lintas generasi, dan kami adalah hacker muda yang siap merubah dunia. Semenjak manifesto hacker THE MENTOR di munculkan kami selalu percaya bahwa kami dianugrahi kecerdasan dan kemampuan untuk merubah dunia.” (Saatnya Hacker Muda Merubah Dunia, Karena di Dada Kita Ada Garuda)


Hacking Penutup

Faith Manage: Artinya adalah, tidak ada sesuatu apapun yang kita lakukan terbuang dan bahwa alam semesta yang kita tempati ini adalah sistem tertutup yang tunduk pada hukum fisika bahwa energi adalah kekal dan semua yang kita lakukan akan tersebar dan terdaur ulang pada tempatnya.” (Adrian Lamo)

Setelah mengeksplorasi tulisan ini, pahamilah bahwa hacker itu bukanlah sebatas sosok yang bisa mengakses sistem komputer orang lain. Hacker sejati (an ethical hacker) selain high-skill dan experienced memiliki idealisme dan kebijaksanaan, berkarakter dan beretika. Tapi jangan juga menjadi agak sungkan dengan klaim hacker, kita pasti ‘layak’ kalau sudah melewati fase-fasenya. 

Sebaliknya banyak yang menyebut dirinya hacker, cenderung sombong, padahal hanya intruder ‘tukang download shell’ yang baru mengerti pasang backdoor lalu ngetest defacement. Database burglaries dan di distribusi ke dunia maya, yang seperti ini sesungguhnya masih mentok di hijacker atau sweeper, melangkahlah untuk menjadi ‘Hacker’ sesungguhnya. 

Yang pasti konsepsi hacker dan dunia hacking computer jauh lebih luas dan dalam dari apa yang menjadi publikasi media dan dipahami masyarakat awam selama ini. Terbukti selain hacker itu sendiri, para filsuf, akademisi, jurnalis, politisi, antropolog, sosiolog, sejahrawan, seniman, etc punya persepsi yang variant soal hacker dan dunia hacking computer. 

Mereka-mereka yang sudah berkontribusi dengan menginovasi computer stuffs, “honestly, you are a genuine daredevils hacker!”

So remember!!!! “hacker solves the problem, not makes it worse!!!!” 

--------()--------


Thanks To: Music inspirasiku ‘System of a Down’ with ‘HYPNOTIZE’ for break my stuckbrain. My Truly Genuine Young Hacker ‘Sang MataHarry” Bang Reza Syariati (for burned my spirit out and provided me with those hacking stuffs). Keluarga Besar Devilzc0de INDONESIA, Indonesian Hacker Team, Sumatra Hacker United, X Code, Binus Hacker, Jasakom.