Kau mungkin bisa menutup mulutku, menghentikan aksiku, bahkan memenjarakan aku, tapi kau tidak akan pernah bisa menghentikan kekuatan IDE, karena 'FIKIRAN' ku dapat merubah DUNIA meski dibawah ancaman mu! (Bunga Mataharry)

Jul 25, 2011

Hacking DOSA: Social Engineering dan Blackhat

Betulkah Social Enginering itu dosa, dan Black Hacking adalah ‘Kesalahan’ ?…

Aku ingin bertanya pada om Lentera sang hacker yang ku kagumi setelah menanggapi tutorial terbaruku ‘Trick Tracing dan Social Engineering’ dengan mengirim ayat tentang tipu muslihat dalam İslam ke inbox ku. Aku menjadi tidak tenang.

Seperti apa sebetulnya konsep dosa dalam İslam?

Sewaktu kecil aku pernah bertanya pada bundaku “mengapa kita harus sholat dan untuk apa membaca Al-Qur’an?” bundaku menjawab “karena itu perintah Tuhan”

“Darimana bunda tahu itu perintah Tuhan?” tanyaku lagi. “Tertulis didalam Al Quran” jawab bundaku selalu sabar.

“Siapa yang menulis Al Quran?” kataku.

“Al-Qur’an turun secara bertahap melalui wahyu kepada Nabi Muhammad lalu terus menerus turun kepada para penerus Nabi. Kemudian setiap ayatnya di kodifikasi untuk kemudian menjadi kitab suci agama Islam.

“Darimana Bunda tahu kalau Qur’an benar-benar diwahyukan Allah dan bukan ditulis orang Arab jaman dulu?”

“Seandainya ada orang Arab saat ini yang mampu membuat karya seindah dan sesempurna Al-Qur’an, tidak akan ada orang yang mengklaim diri nya sebagai Islam, mendirikan sholat, membaca dan mempelajari Qur’an.”

Seketika aku terdiam. Aku bisa memahami bahwa bunda tidak menjawab pertanyaanku dengan teori melainkan dengan praktek, suatu kenyataan didepan mata.

Tidak satu orang Atheis pun mampu menolak kenyataan, mereka menolak eksistensi Tuhan sebagai ‘Ada’ dan Agama sebagai kepercayaan, tapi tidak satu pun dari mereka mampu menjelaskan kenapa ada miliaran umat manusia diluar sana yang masih pergi ke gereja, mushola, wihara, sinagok, etc untuk beribadah kepada Tuhan mereka.

"Lalu, mengapa harus ada surga dan neraka bunda?"

"Untuk menunjukkan keadilan Tuhan atas perbuatan manusia."

"Tapi kenapa Tuhan tidak langsung memberi imbalan dan hukum saja manusia setelah mereka melakukan perbuatan yang salah, kenapa harus dicatat malaikat?"

"Karena Tuhan ingin umatnya belajar tentang apa itu ‘kesalahan’ dan bagaimana memperbaikinya." (maksud bundaku ini bukan berarti kalian boleh melakukan kesalahan, melainkan menguji seberapa besar kalian patuh kepada Tuhan).

"Maksud bunda..dosa lalu bertobat?"

"Bukan!!! Tuhan tidak berbicara soal dosa. Tuhan tidak terlebihdahulu mendeskripsikan dosa, melainkan balasan pahala untuk perbuatan baik dan balasan azab untuk perbuatan buruk."

"Kalau begitu Tuhan tidak sayang hambanya, membiarkan mereka melakukan perbuatan buruk kemudian medapat azab."

"Tuhan tidak pernah membiarkan hamba-hambanya menerima azab, Tuhan Hanya ingin hambanya belajar tentang esensi mengapa mereka hidup di dunia. Jika tuhan terus mendikte manusia, Tuhan tidak perlu mengirim Adam dan Hawa ke bumi. Tuhan akan biarkan mereka hidup sebagai manusia tanpa kesalahan di Surga."

"Adam dan Hawa dikirim ke bumi karena perbuatan dosa bunda, itu kata pak Ustad. Nah itu dia bunda, berarti manusia berarti tercipta untuk melakukan dosa."

"Sebelum Adam dan Hawa memakan buah itu, Tuhan tidak pernah mengkonsep apa itu ‘dosa’. Tuhan melarang Adam dan Hawa sebagai bentuk ujian kepatuhan, bukan karena ‘memakan buah kuldi adalah dosa’. Setelah mereka melanggar barulah Tuhan memberikan azab dengan mengirim mereka ke dunia demi memperbaiki diri dari kesalahan."

Social Engineering dan Black Hacking

Inilah seni dalam hacking computer, bahwa ‘kesalahan’ tidaklah ‘exist’ sebelum kau lakukan kesalahan itu, karenanya sebuah ‘alibi’ bahwa dalam hacking computer seseorang dapat terjerumus ke dalam dunia ‘black hacking’ bukan karena ‘hitam’ adalah ‘dosa’ hitam adalah ‘salah’ melainkan sebuah ujian seseorang agar terus berada di track putih.

Lalu social engineering adalah tipu muslihat, jadi sebenarnya apasih tujuan dari soceng itu sendiri? Sama seperti sesuatu yang sifatnya teknis, memanfaatkan kemampuan untuk tujuan-tujuan tertentu. Kembalikan lah pada si pelaku, apa motivnya?? Lalu ingatkan tentang perbedaan dari strategi, taktik dan menipu dalam memanfaatkan kelemahan manusia

Jika dosa itu muncul setelah melakukan kesalahan, itulah bentuk keadilan Tuhan dan ingatlah bahwa tidak pernah ada dosa sebelum kesalahan itu terjadi.

Karenanya menghindari black hacking sama dengan menunjukkan kepatuhan pada Tuhan (atau konsepsi hacking ethics) bukan karena ‘black’ sama dengan ‘kesalahan’… karena manusia tak lepas dari salah.

2 comments:

Baju Couple Terlengkap dan Termurah said...

nICE POST...


:)

Tapi dosa atu g itu relatif mah...

http://tokobelanjaonline.biz

AgoesTri said...

Suka suka...;-)