Kau mungkin bisa menutup mulutku, menghentikan aksiku, bahkan memenjarakan aku, tapi kau tidak akan pernah bisa menghentikan kekuatan IDE, karena 'FIKIRAN' ku dapat merubah DUNIA meski dibawah ancaman mu! (Bunga Mataharry)

Jan 13, 2010

SENSE OF GUITARIST, HACKER, AND ACADEMICIAN (But Nofia is Just her)




But….Nofia is Just Her

Dengan menjadi manusia yang terus berkelana, kan kujamahi Amerika, menantang California dan menaklukan Kanada, lalu Eropa hanya sekedar benua untuk merasakan apa itu bersenang-senang. Memperdalam gitar di GIT untuk mengejar mimpi membuat album solo, mendapat private lesson dari Paul Gilbert, belajar teknologi di MIT demi hasratku, kalau mungkin iseng meng-hack beberapa dotcomers, -ide buruk jangan ikuti-. Lalu belajar Politik di Harvard, keep maintained akan studi hubungan internasional.

To be like what I always say: I will holding all over the world with my only fingers

Eropa hanya tempat bersejarah untuk berwisata, berbelanja, indah, romantis, mewah, glamour, dan banyak pria tampan disana, pasti!!! yang bermain gitar seperti Steve Vai berguru dari Satriani, atau Yngwie dengan Concerto Suit Electric Guitar nya yang menenangkan, sedikit lebih baik kemampuannya dariku jika bermain double pedal dalam permainan drum, menyukai musik rock alternative, grunge-metal.

Mungkin di Eropa juga aku bisa sedikit mencari inspirasi untuk menulis novel dengan bahasa Inggris, kalau mungkin dalam bahasa Jerman. Membeli rumah dipinggiran pantai Swedia atau ditepi Sungai Themes, agar selalu bisa kulihat Westminster yang bersejarah dari jendela kamarku. Eropa terlalu menggoda untuk belajar, mereka semua cerdas, namun terlalu ramah, mungkin lebih menarik arogansi Amerika dibawah kepemimpinan Reagan saat menciptakan ide-ide liberalisasinya ketimbang Thatcher kala itu.

Jika sudah kulewati Luasnya Eropa tak lupa tinggal sedikit lebih lama di Rusia, mengenal negara yang pernah berjaya dengan komunismenya. Lalu aku akan merambah ke negeri China, masih dengan pesona ‘setan merah’ nya, -seperti pembukaan dalam Manifesto Komunis yang ditulis Marx, ‘ada setan merah yang berkeliaran di Eropa’- melihat dan menyaksikan serta merasakan jiwa para aktivis suci tertinggal di lapangan Tian Men, mereka mungkin akan membisikkan sesuatu:

“Untung kau tidak betul-betul bertahan menjadi aktivis, mungkin Indonesia akan mengulang sejarah yang sama seperti 1998, dan kau akan menjadi yang berikutnya dalam tragedy Trisakti, Semanggi 1-2 , atau mungkin sedikit lebih baik tidak akan ada gelombang reformasi kedua, apalagi revolusi, karena banyak negara di dunia, khususnya para ilmuan politik menganggap Indonesia sudah lebih demokratis.”

Paling tidak sebelum aku meninggalkannya, berkelana, lalu kembali untuk mengabdi, Indonesia mungkin akan tetap menjadi tempat yang menakutkan untuk aktivis yang idealis.

Kemudian aku tak lupa mampir ke Jepang, menggambar manga, sebuah seni artistic yang membuatku mengucurkan keringat maha dasyat. Aku mampu melakukannya, menggambar jagoanku Son Go Ku, dalam super sanya tiga, rambutnya yang kuning menyala, berombak panjang hingga menyentuh lantai, pakaian unik, dan sebuah ekspresi dengan mata tajam yang berhasil aku lukiskan dengan gaya berdirinya yang penuh percaya diri, dipapan tulis kelas ku.

Aku biasa menghabiskan waktu membaca berbagai judul serial cantik, Shaolin, Break Shoot, Chinmi, Samurai X, Dragon Ball, hingga komik jagoan Tinju Bintang Utara, salah satu favoritku. Atau sekedar jalan-jalan ke mall, masuk Timezone dan mulai berkompetisi dengan games Street Fighter. Aku lumayan mantap memainkannya terutama ketika dengan PS, mereka pasti jera karena Chun Lie jagoanku tak terkalahkan. Aku merasakan diriku menyatu dengannya ketika tendangan itu menyentuh wajah lawan, tak jarang Ryu dibuatnya terkapar dengan darah tercecer diarena pertandingan, -untung hanya sebuah permainan-.

Ambil gitarmu, dan aku akan menantang untuk menciptakan lirik dengan aransemen cordsnya dalam waktu sepuluh menit, aku dapat melakukannya. Lemparlah tema yang kau inginkan, aku akan membalas dengan sepuluh bait lirik tentu dengan intro dan lengkap beserta chorus nya. Tapi aku akan perlu waktu lebih lama untuk menuliskan tablature dari lagu yang kubuat itu, apalagi partitur, aku akui aku belum bisa. Jadi jangan memaksa untuk mengatakan aku begitu sempurna. Jangan tantang aku untuk menggunakan teknik two hand taping ku, atau sekedar finger picking, karena aku sangat amatir dalam hal itu. Tapi jika kau ingin aku menunjukan kemampuan bergitarku, nyanyikan lagu yang kau suka, aku akan carikan chordnya untukmu. Jika kau suka palm muting aku akan membuatmu tertidur, seperti The Red Jumpsuit Apparatus dengan Guardian Angel nya.

Ingin mengukur tingkat intelegensiku, sebutkan isu yang menarik untukmu, kan kubuatkan proposal skripsi hanya dalam satu jam lengkap dengan latar belakang, pokok permasalahan, kerangka teori, metodologi penelitian, dan sistematika penulisannya yang kubutuhkan hanya komputer dan dua gelas kopi. Satu gelas jika tidak mungkin, Karena aku mulai berhenti mengkonsumsi sesuatu yang katanya memiliki kafein ini. Seperti aku mulai menyadari sesungguhnya kemampuan mata untuk tidak tertidur, dan otak dapat terus bekerja karena semangat dan tekat bulat, bukan karena jenis minuman, atau memasang musik-musik trashmetal demi mempertahankan terjaga mu.

Mintalah aku memasak untukmu, kan kubuatkan rendang yang super lezat karena bakat alami Pariamanku yang kental, atau sambal hijau yang pasti meninggalkan bekas bahkan menggores sejarah hidupmu jika kau mencobanya dengan lalap daun singkong yang kurebus dengan garam dan sedikit penyedap, namun tetap mempertahankan warna hijaunya. Jika kau mau, dan memaksa, ajukan permohonan agar aku membuat gulai kepala kakap untukmu, mungkin perlu waktu, karena aku baru memahami teorinya, dan sama sekali belum mempraktekan. Aku hanya terbiasa memperhatikan ibuku wanita tercantik di dunia, memasak ikan yang katanya super lezat itu. Jujur aku hanya tidak tertarik memasaknya, karena aku tidak mungkin merasakan kenikmatan itu, aku nyaris vegetarian. Jika aku boleh mengaku sebagai salah satu dari anak punk, mungkin aku tidak bersalah jika mengklaim diriku sebagai straight edge, tanpa daging, tanpa rokok, dan tentu saja tanpa sex bebas.

Tapi jangan paksa aku untuk naik motor mathic, atau motor bebek dengan empat kecepatan, aku belajar dari motor batang tahun 80-an setelahnya kudapat sebuah satria kuning enam speed dihalaman rumah. Aku menggunakannya, nyaris tak pernah mati didetik-detik pertama saat lampu merah, karena tanganku piawai menguasai kopling seperti berpindah chord memainkan lagu-lagu desperado Dashboard Confessional.

Lalu lupakan aku untuk sebentar saja menyetir mobilmu, karena aku tidak akan melakukannya setelah hari dimana ayah menegurku, karena membuat tergores mobil yang dengan keringat untuk membelinya. Tekad ku bulat, beli mobil dengan uangku sendiri, dan aku akan kembali menyetir jika berhasil mewujudkannya.

Lihat aku mengoleksi berbagai judul buku, nyaris seribu jumlahnya. Ratusan serial cantik, dan puluhan novel fiksi ilmiah. Jumlah yang belum terlalu banyak memang jika dibandingkan dengan milik CSIS, atau seorang kutu buku, tapi aku mengumpulkannya hanya dalam jangka waktu dua tahun, dan semua kubeli dengan keringatku.

Aku sholat dan mengaji, aku menangis diatas sajadah yang indah ketika semua orang terlelap dalam mimpi yang membuai mereka. Aku menggunakan tasbihku, tasbih hadiah dari sahabatku yang lebih dahulu melihat ketakjuban Laut Merah.

Aku berorganisasi dan memimpin, mencintai diskusi, dan tertantang dengan berbagai macam penelitian, tertarik jurnalisme, politik, filsafat dan hacking komputer, serta hidup dengan musik dan berkarya

Aku pun terjaga ketika mereka semua terlelap. Aku mengurangi jam tidurku, dan jam istirahat, semua hanya untuk sesuatu yang kusebut MIMPI Merubah DUNIA. Aku seorang ambisius, aku seorang workaholic, dan aku seorang pejuang sejati yang pantang menyerah.


Tokoh:

Ermawati Uska, Ali Bin Abi Thalib, Imam Khomeini, Fatimah Az-Zahra (Soul); Soekarno, Tan Malaka, Ahmad Suhelmi, Anies Baswedan, Yudi Latif, Jimly Ashiddiqie, Abdillah Toha (Indonesian); Leo Fender, Yngwie Malmsteen, Steve Vai, Jimmi Hendrix, Kurt Cobain, Daniel Johns, Stevi Item, Ronny Winter, Jimmy Page (Musician/Guitarists); Albert Einstein, Socrates, Descartes, Derrida, Sun Tzu (Philosophers); Angela Merkel, Aung San Suu Kyi, Adolf Hitler, Mao, Ahmadi Nejad (Politician); Rawls, Che Guevara, Karl Marx, Morgenthau, Holsti, Stiglitz, Oatley, Chomsky, Rothbard, Krugman, Patrick Wilson, William Godwin, Rudolf Rocker, Jurgen Habermas (Thinkers); Kahlil Gibran, Destoyevski, Tolstoy, Andrea Hirata, John Grisham (Literatures Authors)İ Kevin Mitnick, Eric Steven Raymond, Richard Stallman, Julia Assange (Hackers); Kensi Himura, Jimmy Neutron, and SPIDERMAN (Cartoon).


Core References:

The Secret, Quantum Learning, MESTAKUNG, Beware HACKER


Band:
The Red Jumpsuit Apparatus, Nirvana, Dashboard Confessional, Silverchair, Andra and The Backbone, SUM 41, Sex Pistols, Arkarna, Led Zappelin, White Lion, CANON, The Legion of Dome, Megadeth, Guns and Roses, Cranberries, SOD, POD.


Stuffs:

The Holy Book, Komputer, Gitar, Buku+Kamus, Play Station, ATM.