Kau mungkin bisa menutup mulutku, menghentikan aksiku, bahkan memenjarakan aku, tapi kau tidak akan pernah bisa menghentikan kekuatan IDE, karena 'FIKIRAN' ku dapat merubah DUNIA meski dibawah ancaman mu! (Bunga Mataharry)

Dec 17, 2010

Julian Assange in Berkeley

A transcript of JA's discussion...

Moderator: The question has to do with the shift, alleged shift at Wikileaks from simply posting the material, having it crowdsourced, and people interpreting it, to actually interpreting what it means. Is that a change?

Julian Assange: No. That’s part of the right-wing reality distortion field (some laughs in audience). Mother Jones has had some changes in the past few years.
No, there hasn’t been a change, whatsoever. Although of course it was our hope that, initially, that because we had vastly more material than we could possibly go through, if we just put it out there, people would summarize it themselves. That very interestingly didn’t happen. Quite an extraordinary thing.

Our initial idea — which never got implemented — our initial idea was that, look at all those people editing Wikipedia. Look at all the junk that they’re working on. Surely, if you give them a fresh classified document about the human rights atrocities in Falluja, that the rest of the world has not seen before, that, you know, that’s a secret document, surely all those people that are busy working on articles about history and mathematics and so on, and all those bloggers that are busy pontificating about the abuses in Iraq and Afghanistan and other countries and other human rights disasters, who are complaining that they can only respond to the NY Times, because they don’t have sources of their own, surely those people will step forward, given fresh source material and do something.

No. It’s all bullshit. It’s ALL bullshit. In fact, people write about things, in general (if it’s not part of their career) because they want to display their values to their peers, who are already in the same group. Actually, they don’t give a fuck about the material. That’s the reality.

So, very early on, we understood from experiences like this, that we would have to at least give summaries of the material we were releasing — at least summaries — to get people to pick it up, to get journalists to pick it up to get them to dig deeper. And if we didn’t have summaries to give a piece context, it would just fall into the gutter and never be seen again.

Moderator: The raw data…

Julian Assange: You cannot do it. It will just fall into the gutter. In cases where I’ve understood the material is more complex, or other people in our group have understood the material is more complex (especially militrary material which has lots of acronyms), you understand, it’s not even enough to do a summary. You have to do an article, or we have to liaise with other journalists to give the material to them, some sort of exclusive basis, or semi-exclusive basis, to get them to extract it into easily understandable human readable form. Otherwise it goes nowhere.
But. Unlike other organizations, we always release the full source material at the same time. The summary is some sort of introduction, or the articles we do are based upon the raw source material. So everything we do is like science. It is checkable, independently checkable, because the information which has informed our conclusion is there. Just like scientific papers which are based on experimental data must make their experimental data available to other scientists and to the public, if they want their papers to be published. It’s our philosophy that raw source material must be made available so that conclusions can be checkable, and that’s what we did with this video.

But, we’re also, we’re an activist organization. The method is transparency, the goal is justice. Part of the method is journalism. But it is our end-goal to achieve justice, and it’s our sources’ goals, usually, to also achieve justice. So, when they give us material, what we promise is not just that we will protect them, but we will try and get maximum impact from the material. Whether that’s working with other journalists, whether that’s summarizing things ourselves, in the case of the video, whether that’s putting context in the initial part of the video, even if we then also provide the full thing.

this posted originally from:
http://zunguzungu.wordpress.com/2010/12/12/julian-assange-in-berkeley/

Mar 26, 2010

Quiz Grades INTL 101, Group 3, EMU

Dear INTL 101 Students,

Firstly, you have to know, I would be very2 subjective of you, if you are join with my tutorial or not, ofcourse because this is one of the points of your attendance. please note that I would be responsible for your 15% point grade. I could change your grade not to decrease, but to increase if there any case that you fail with your quiz, but you're in my tutorial class and if you're an active students. Please note that everytime that you talk within the process of our class would be help you much for your final grade.

Secondly, here they are, your first quiz grades, I'm so suprised we have two students who are in the best level. Please if you dont know the answer, dont leave the answer sheet empty, write your problems...


050575 80
050668 100
050719 70
050878 90
060540 70
060577 -
070640 80
070648 90
070654 -
070661 -
070672 80
070724 -
070937 80
077262 50
077399 40
078338 50
081139 100
081149 50
081198 -
081245 -
081259 -
081273 80
081275 -
081282 50
081334 80
087197 50
088350 50
088369 50
089536 50
089563 50
089629 60
089634 70
089757 80
098525 90
098706 70
099042 80
099058 90
099141 90
099153 80
099261 80
099083 -
099230 70

Thirdly, for the students who have a grade less than 50, please do with your best for the further quiz. Be an active students our class, then it would be help you.

Last but not least, put your comment if you have any problem with this result, or email me, let me know.

Regards,
Nofia

Jan 13, 2010

SENSE OF GUITARIST, HACKER, AND ACADEMICIAN (But Nofia is Just her)




But….Nofia is Just Her

Dengan menjadi manusia yang terus berkelana, kan kujamahi Amerika, menantang California dan menaklukan Kanada, lalu Eropa hanya sekedar benua untuk merasakan apa itu bersenang-senang. Memperdalam gitar di GIT untuk mengejar mimpi membuat album solo, mendapat private lesson dari Paul Gilbert, belajar teknologi di MIT demi hasratku, kalau mungkin iseng meng-hack beberapa dotcomers, -ide buruk jangan ikuti-. Lalu belajar Politik di Harvard, keep maintained akan studi hubungan internasional.

To be like what I always say: I will holding all over the world with my only fingers

Eropa hanya tempat bersejarah untuk berwisata, berbelanja, indah, romantis, mewah, glamour, dan banyak pria tampan disana, pasti!!! yang bermain gitar seperti Steve Vai berguru dari Satriani, atau Yngwie dengan Concerto Suit Electric Guitar nya yang menenangkan, sedikit lebih baik kemampuannya dariku jika bermain double pedal dalam permainan drum, menyukai musik rock alternative, grunge-metal.

Mungkin di Eropa juga aku bisa sedikit mencari inspirasi untuk menulis novel dengan bahasa Inggris, kalau mungkin dalam bahasa Jerman. Membeli rumah dipinggiran pantai Swedia atau ditepi Sungai Themes, agar selalu bisa kulihat Westminster yang bersejarah dari jendela kamarku. Eropa terlalu menggoda untuk belajar, mereka semua cerdas, namun terlalu ramah, mungkin lebih menarik arogansi Amerika dibawah kepemimpinan Reagan saat menciptakan ide-ide liberalisasinya ketimbang Thatcher kala itu.

Jika sudah kulewati Luasnya Eropa tak lupa tinggal sedikit lebih lama di Rusia, mengenal negara yang pernah berjaya dengan komunismenya. Lalu aku akan merambah ke negeri China, masih dengan pesona ‘setan merah’ nya, -seperti pembukaan dalam Manifesto Komunis yang ditulis Marx, ‘ada setan merah yang berkeliaran di Eropa’- melihat dan menyaksikan serta merasakan jiwa para aktivis suci tertinggal di lapangan Tian Men, mereka mungkin akan membisikkan sesuatu:

“Untung kau tidak betul-betul bertahan menjadi aktivis, mungkin Indonesia akan mengulang sejarah yang sama seperti 1998, dan kau akan menjadi yang berikutnya dalam tragedy Trisakti, Semanggi 1-2 , atau mungkin sedikit lebih baik tidak akan ada gelombang reformasi kedua, apalagi revolusi, karena banyak negara di dunia, khususnya para ilmuan politik menganggap Indonesia sudah lebih demokratis.”

Paling tidak sebelum aku meninggalkannya, berkelana, lalu kembali untuk mengabdi, Indonesia mungkin akan tetap menjadi tempat yang menakutkan untuk aktivis yang idealis.

Kemudian aku tak lupa mampir ke Jepang, menggambar manga, sebuah seni artistic yang membuatku mengucurkan keringat maha dasyat. Aku mampu melakukannya, menggambar jagoanku Son Go Ku, dalam super sanya tiga, rambutnya yang kuning menyala, berombak panjang hingga menyentuh lantai, pakaian unik, dan sebuah ekspresi dengan mata tajam yang berhasil aku lukiskan dengan gaya berdirinya yang penuh percaya diri, dipapan tulis kelas ku.

Aku biasa menghabiskan waktu membaca berbagai judul serial cantik, Shaolin, Break Shoot, Chinmi, Samurai X, Dragon Ball, hingga komik jagoan Tinju Bintang Utara, salah satu favoritku. Atau sekedar jalan-jalan ke mall, masuk Timezone dan mulai berkompetisi dengan games Street Fighter. Aku lumayan mantap memainkannya terutama ketika dengan PS, mereka pasti jera karena Chun Lie jagoanku tak terkalahkan. Aku merasakan diriku menyatu dengannya ketika tendangan itu menyentuh wajah lawan, tak jarang Ryu dibuatnya terkapar dengan darah tercecer diarena pertandingan, -untung hanya sebuah permainan-.

Ambil gitarmu, dan aku akan menantang untuk menciptakan lirik dengan aransemen cordsnya dalam waktu sepuluh menit, aku dapat melakukannya. Lemparlah tema yang kau inginkan, aku akan membalas dengan sepuluh bait lirik tentu dengan intro dan lengkap beserta chorus nya. Tapi aku akan perlu waktu lebih lama untuk menuliskan tablature dari lagu yang kubuat itu, apalagi partitur, aku akui aku belum bisa. Jadi jangan memaksa untuk mengatakan aku begitu sempurna. Jangan tantang aku untuk menggunakan teknik two hand taping ku, atau sekedar finger picking, karena aku sangat amatir dalam hal itu. Tapi jika kau ingin aku menunjukan kemampuan bergitarku, nyanyikan lagu yang kau suka, aku akan carikan chordnya untukmu. Jika kau suka palm muting aku akan membuatmu tertidur, seperti The Red Jumpsuit Apparatus dengan Guardian Angel nya.

Ingin mengukur tingkat intelegensiku, sebutkan isu yang menarik untukmu, kan kubuatkan proposal skripsi hanya dalam satu jam lengkap dengan latar belakang, pokok permasalahan, kerangka teori, metodologi penelitian, dan sistematika penulisannya yang kubutuhkan hanya komputer dan dua gelas kopi. Satu gelas jika tidak mungkin, Karena aku mulai berhenti mengkonsumsi sesuatu yang katanya memiliki kafein ini. Seperti aku mulai menyadari sesungguhnya kemampuan mata untuk tidak tertidur, dan otak dapat terus bekerja karena semangat dan tekat bulat, bukan karena jenis minuman, atau memasang musik-musik trashmetal demi mempertahankan terjaga mu.

Mintalah aku memasak untukmu, kan kubuatkan rendang yang super lezat karena bakat alami Pariamanku yang kental, atau sambal hijau yang pasti meninggalkan bekas bahkan menggores sejarah hidupmu jika kau mencobanya dengan lalap daun singkong yang kurebus dengan garam dan sedikit penyedap, namun tetap mempertahankan warna hijaunya. Jika kau mau, dan memaksa, ajukan permohonan agar aku membuat gulai kepala kakap untukmu, mungkin perlu waktu, karena aku baru memahami teorinya, dan sama sekali belum mempraktekan. Aku hanya terbiasa memperhatikan ibuku wanita tercantik di dunia, memasak ikan yang katanya super lezat itu. Jujur aku hanya tidak tertarik memasaknya, karena aku tidak mungkin merasakan kenikmatan itu, aku nyaris vegetarian. Jika aku boleh mengaku sebagai salah satu dari anak punk, mungkin aku tidak bersalah jika mengklaim diriku sebagai straight edge, tanpa daging, tanpa rokok, dan tentu saja tanpa sex bebas.

Tapi jangan paksa aku untuk naik motor mathic, atau motor bebek dengan empat kecepatan, aku belajar dari motor batang tahun 80-an setelahnya kudapat sebuah satria kuning enam speed dihalaman rumah. Aku menggunakannya, nyaris tak pernah mati didetik-detik pertama saat lampu merah, karena tanganku piawai menguasai kopling seperti berpindah chord memainkan lagu-lagu desperado Dashboard Confessional.

Lalu lupakan aku untuk sebentar saja menyetir mobilmu, karena aku tidak akan melakukannya setelah hari dimana ayah menegurku, karena membuat tergores mobil yang dengan keringat untuk membelinya. Tekad ku bulat, beli mobil dengan uangku sendiri, dan aku akan kembali menyetir jika berhasil mewujudkannya.

Lihat aku mengoleksi berbagai judul buku, nyaris seribu jumlahnya. Ratusan serial cantik, dan puluhan novel fiksi ilmiah. Jumlah yang belum terlalu banyak memang jika dibandingkan dengan milik CSIS, atau seorang kutu buku, tapi aku mengumpulkannya hanya dalam jangka waktu dua tahun, dan semua kubeli dengan keringatku.

Aku sholat dan mengaji, aku menangis diatas sajadah yang indah ketika semua orang terlelap dalam mimpi yang membuai mereka. Aku menggunakan tasbihku, tasbih hadiah dari sahabatku yang lebih dahulu melihat ketakjuban Laut Merah.

Aku berorganisasi dan memimpin, mencintai diskusi, dan tertantang dengan berbagai macam penelitian, tertarik jurnalisme, politik, filsafat dan hacking komputer, serta hidup dengan musik dan berkarya

Aku pun terjaga ketika mereka semua terlelap. Aku mengurangi jam tidurku, dan jam istirahat, semua hanya untuk sesuatu yang kusebut MIMPI Merubah DUNIA. Aku seorang ambisius, aku seorang workaholic, dan aku seorang pejuang sejati yang pantang menyerah.


Tokoh:

Ermawati Uska, Ali Bin Abi Thalib, Imam Khomeini, Fatimah Az-Zahra (Soul); Soekarno, Tan Malaka, Ahmad Suhelmi, Anies Baswedan, Yudi Latif, Jimly Ashiddiqie, Abdillah Toha (Indonesian); Leo Fender, Yngwie Malmsteen, Steve Vai, Jimmi Hendrix, Kurt Cobain, Daniel Johns, Stevi Item, Ronny Winter, Jimmy Page (Musician/Guitarists); Albert Einstein, Socrates, Descartes, Derrida, Sun Tzu (Philosophers); Angela Merkel, Aung San Suu Kyi, Adolf Hitler, Mao, Ahmadi Nejad (Politician); Rawls, Che Guevara, Karl Marx, Morgenthau, Holsti, Stiglitz, Oatley, Chomsky, Rothbard, Krugman, Patrick Wilson, William Godwin, Rudolf Rocker, Jurgen Habermas (Thinkers); Kahlil Gibran, Destoyevski, Tolstoy, Andrea Hirata, John Grisham (Literatures Authors)İ Kevin Mitnick, Eric Steven Raymond, Richard Stallman, Julia Assange (Hackers); Kensi Himura, Jimmy Neutron, and SPIDERMAN (Cartoon).


Core References:

The Secret, Quantum Learning, MESTAKUNG, Beware HACKER


Band:
The Red Jumpsuit Apparatus, Nirvana, Dashboard Confessional, Silverchair, Andra and The Backbone, SUM 41, Sex Pistols, Arkarna, Led Zappelin, White Lion, CANON, The Legion of Dome, Megadeth, Guns and Roses, Cranberries, SOD, POD.


Stuffs:

The Holy Book, Komputer, Gitar, Buku+Kamus, Play Station, ATM.