(Nofia Fitri, INDONESIA, 2012)


"Your acting without thinking can be a thing, but your acting without 'something' is nothing!"

(Bunga Mataharry)



HALLO Hay ... Salam kawan-kawan Muda ku..

Selamat datang di Blog Pribadi Nofia Fitri Azriel, Setelah memindahkan riset Cyber Politics ku ke website www.exploiticha.com kini Blog ini akan lebih banyak mengeksplorasi pengalaman, pemikiran-pemikiran beserta projek-projek masa depan seorang Nofia. Untuk Saran dan kritik silahkan kawan-kawan sampaikan ke nofia.fitri@binushacker.org

Cheeers

Nofia Fitri Azriel aka Bunga Mataharry________________

Dec 26, 2013

Overdosis Belajar??

Hi all..

Mumpung weekend nih aku copas curhatnya kawanku.. siapa tahu bisa menghibur kalian.. :D

Quote:When I was kid I had been slept with some books as my pillows, while I grew up I started to sleep with my computer as my roommate, until last night I found myself was sleeping with a hundred of papers as my blanket. Damn!!! When will I sleep with the hell of you dear as my spouse??? ^__^

Si Novan yang OD Belajar

Berikut kisah ane pribadi om, tolong masukannya supaya gak kelewat OD gara2 kebanyakan belajar, makasih ya om sebelumnya.

Ane Ditanya ibu bangun tidur
Ibu: Kamu tidur sama siapa semalam kok segar betul wajahnya pagi ini?
Novan: Seperti biasa bu, sama buku, paper dan komputer.


Dec 23, 2013

ISTANBUL adalah Jakarta, JAKARTA adalah Istanbul!!!

Holla Diary Ku.... Suasananya sumpah seru banget Big City, lokasi yang kalau diliat dari fisik bangunan ini termasuk kota yang tua, masyarakatnya ramah dan crowded. Pagi-pagi aktivitas kehidupan dah keliatan. Duduk dari Halte Taksim berlawanan sama Bambi Hotel, Square Hotel seru ngeliat orang lalu lalang, tapi yang paling keren udaranya cocok buat puasa, dingin angin sepoy-sepoy gak ngerasa summer. Seru ngeliat turis-turis baca peta, mulai dari yang bahasanya Inggris, Rusia, Jerman sampai bahasa Jepang. Mereka sibuk dengan komunikasi tubuh sama supir-supir taksi dan kalaupun banyak supir taksi tahu bahasa Inggris mereka tetap menuntut calon penumpangnya untuk berbahasa Turki J.


Bagiku, Istanbul adalah Jakarta, Jakarta adalah Istanbul. Crowdidnya kota Jakarta adalah crowdidnya Istanbul, amburadulnya tata kota Jakarta adalah amburadulnya tata kota Istanbul. Luxurynya Jakarta adalah luxurynya Istanbul.
            2010, tepat tiga bulan sebelum percobaan bom bunuh diri yang diklaim sebagai ulah PKK melukai sekitar 50 orang pengunjung Taksim -sebuah daerah yang menjadi salahsatu pusat kesibukan kota Istanbul-  aku duduk dihalte terminal Taksim Square yang bersampingan dengan pos polisi dimana bom 2010 tersebut diledakan. Suatu pagi yang cerah sepanjang keberadaanku di Turki. Sambil memandang sibuknya pagi di Taksim, padahal hari itu adalah hari minggu, tidak pernah jauh dariku kamera dan laptop yang kugunakan untuk mendokumentasikan setiap gerakanku mengeksplorasi Istanbul pagi itu.

Dec 21, 2013

Demokrasi, Pers dan Ruang Publik

Oleh: Nofia Fitri


Nafas jurnalisme adalah ‘freedom of Speech’ dan ‘freedom of information’ yang tidak lain juga berdiri sebagai prinsip-prinsip tegaknya demokrasi. Dengan demikian negara yang demokrasi adalah negara dengan peran-peran pers yang aktif dan memiliki ‘kebebasan’ dalam menjalankan fungsi-fungsi jurnalistiknya.

Demokrasi memberi ruang seluas-luasnya untuk kebebasan yang beretika dan bertanggungjawab dimana media pers sebagai salahsatu pilar demokrasi memiliki peran mentransformasikan ‘informasi’ demi memberikan pendidikan kepada publik dengan mengedepankan akurasi informasi dan tentu saja ketidakberpihakkan atau netralitas media.
Terpusatnya perhatian masyarakat Indonesia kepada trend demonstrasi menjelang keputusan kenaikan harga BBM  belakangan ini secara tidak langsung juga mencukil  kembali peran kuat media-media pers yang diharapkan dapat menyampaikan informasi dari sumber berita kepada publik.


Negara Demokrasi: Antara Demonstrasi dan Ruang Publik

Setelah kurang lebih satu minggu media cetak dan media elektronik diwarnai potret-potret demokrasi Indonesia. Satu pertanyaan yang muncul dalam kapasitas ruang publik yang kritis adalah “bagaimana media menjaga netralitasnya dalam isu BBM?”

Dec 19, 2013

Batal S2 di UI, Alhamdulillah Master ke Turki

Aku sangat yakin Allah sedang menyiapkan masa depan ku, namun bukan untuk kuraih, melainkan untuk kubentuk dengan usaha ku, dan aku percaya apapun yang Allah inginkan untuk terjadi, maka terjadilah. Karenanya aku berimajinasi dengan bahasa tentang cerita hidupku, bahwa Allah memberi pilihan dalam fantasi, dan aku diizinkan untuk menciptakan masa depan dengan usahaku. Sampai akhirnya kutemukan fantasiku nyata, lahir dari sebuah imajinasi dan kekuatan bahasa. Dan inilah lintas kisahku.... dari Jakarta menuju Famagusta.

Hidup Adalah Seni Memilih

Utara atau selatan, kiri atau kanan, depan atau belakang, maju atau mundur. Terserah, Pilih!!!! kata Belati dalam puisinya.

Kutandai tiga maskot penting dalam hidupku –paling tidak sampai dengan saat ini- kusimpan dan kukenang sebagai tanda dalam perjalanan pencarian ilmu seorang anak bangsa: kaos Mapaba Universitas Nasional, Kartu Ujian S2 Universitas Indonesia, dan Kunci Kantor Riset Asisten Eastern Mediterranean University/EMU, Turki. Mungkin kelak ijazah studi PhD yang distempel Universitas Glasgow sebagai maskot keempat diteruskan gelar Professor dari MIT sebagai yang kelima, dan akan ada yang keenam, ketujuh dan seterusnya. Lintasannya mungkin akan menjadi begitu panjang namun ujungnya adalah sebuah susunan kata dalam bahasa  “surat perintah legal” untuk melayani rakyat yang dikeluarkan oleh negara, Amiin.

Sejak usia lima tahun, pertama kali aku mengenal bahwa belajar itu menyenangkan, aku selalu memimpikan untuk sekolah keluar negeri sekalipun aku tahu keluargaku tidak cukup kaya untuk mendanainya, bahkan orangtuaku memaksakan menempuh satu tahun Sekolah Taman Kanak-Kanak demi menekan biaya, padahal saat aku tidak diizinkan untuk lulus mengingat umurku baru 4 tahun ketika memasuki Sekolah Dasar. Namun dalam perjalanan hidupku aku selalu percaya “banyak jalan menuju Roma” dan filsafat menuntut ilmuku “sampai ke negeri Cina.” Karenanya dalam pengajian Iqro di Madrasah ku dulu, aku selalu menunggu saat-saat dimana pak Ustad  mengingatkan kami tentang pentingnya menuntut Imu dengan mengutip sang Nabi tersebut.


Beberapa Metode Penyadapan: Apakah ini yang diterapkan Intelijen Australia terhadap Pemerintah Indonesia


Isu penyadapan akhir-akhir ini semakin marak dijadikan perbincangan di Indonesia, antara Australia sebagai Negara (pihak) penyadap, dan Indonesia sendiri sebagai Negara (pihak) yang disadap. Hal ini tentunya semakin menjadi topik yang hangat dan merebak, karena selain terkait dengan aspek perang hacker antara komunitas-komunitas hacker dari kedua negara bersangkutan yang dilatarbelakangi aksi penyadapan, hal tersebut juga karena isu penyadapan dianggap tersangkut dengan dinamika yang terjadi di kancah politik Indonesia sendiri, terutama masalah Korupsi dan kaitannya dengan rezim yang berkuasa saat ini.

Bagi sebagian mereka yang tak hanya ikut dalam arus pemberitaan media perihal dinamika politik yang terjadi dan semakin memblunder terkait dengan kasus penyadapan ini, setidak nya pasti pernah bertanya mengenai bagaimana cara yang dilakukan para penyadap tersebut untuk melakukan berbagai usaha pengumpulan data, baik data telepon ataupun koneksitas email dan cyberspace lainnya (di dunia maya).

Maka, untuk memberikan sedikit gambaran mengenai kemungkinan-kemungkinan dari metode penyadapan ini, kami Tim Exploiticha telah melakukan beberapa riset kecil yang menghasilkan analisa-analisa dari aspek IT sebagai berikut :



May 25, 2013

CASPER SPY DAN DOS Prompt “format c:”



Kalau kalian betul-betul mendalami dunia Hacking Computer, pasti selalu ingat pesan om Steven Raymond yang paling populer soal solusi instant ketika Windows kamu bermasalah, Go to a DOS prompt and type "format c:". Any problems you are experiencing will cease within a few minutes. Nah cara-cara instant seperti ini kah yang sesuai sama gaya belajar kamu?


Check this out!!

Satu malam Casper Spy ku yang selalu setia jadi kawan belajar merhatiin aku yang nutupin mata pake dua telapak tangan. “Kenapa matanya?” tanya Casper. “Perih, gak ngebayangin kerja sama komputer lebih dari 15 jam sehari.” Casper yang tukang kasih solusi itu langsung main nalarnya “congkel aja dua bola matanya Kak, taro disamping komputer suruh kerja sendiri, kakak tinggal tidur deh.”

Di hari berikutnya aku manfaatin kedua telapak tangan buat hal yang bikin Casper penasaran lagi, kali ini megangin kepala. “Pusing udah tiga jam ngolah data gak dapet-dapet juga anlysisnya” kataku. “Keluarin aja otaknya Kak, belah dua, terus masukin datanya, suruh olah sendiri, kakak tinggal tidur deh.”


Apr 26, 2013

Re-THINKING: Defacement dan Hacking Computer


Buka FIKIRAN kita dulu sebelum membacanya ;)

Kebetulan dari salah satu forum undergound aku nemuin deskripsi singkat dari salah satu hacker keren kita yang jelasin bagaimana cara melakukan aksi defacement terhadap satu website. Nah disini yang bersangkutan jelasin pake teknik SQL Injection.


Nah bahasa gaulnya doi kayak gini:
(Om keren, aku pinjem deksripsi kamu yaa, sumber: devilzc0de.org)


Nov 22, 2012

“Spirit of Hacktivism” adalah Kemanusiaan: Tentang DDoS Indonesia?



Seperti yang sudah aku sampaikan sebelumnya, mencoba memberi pemahaman, bahwa kawan-kawan perlu melihat “Tulisan” ini. Tulisan yang menjadi “Akar” dari status-status facebook ku yang ternyata diterima kawan-kawan tidak sesuai dengan ekspektasiku. Padahal ‘status’ --- > (DDoS adalah kerjaan lamer, dan truly "Unethic" ??? Hmmm wait... I am doing my analysis... :D) ini bertujuan untuk mendengar isi-isi kepala kalian (lihat 3 buah tanda tanya disana dan ungkapan “aku sedang menganalisa” dalam bahasa inggris), tapi karena kawan-kawan sudah terlalu emosi, jadilah dianggap “sensasi lagi sensasi lagi.” :D..

ini tulisannya...


Nov 10, 2012

HACKING COMPUTER DAN PERANG GLOBAL


Oleh: Nofia Fitri


Setelah aksi spionase ‘spy’ dunia maya yang dilakukan militer Cina dalam rangkaian serangan Byzantine Candor, serangan Stuxnet di Iran, Ghosnet di India, Aurora di Cina dan berbagai macam malwares, botnet, trojan atau jenis virus lainnya yang dapat mengancam sistem keamanan komputer manapun di seluruh jagad cyber, maka tidak ada kata ‘aman’ lagi di dunia maya. 

Ketika komputer terhubung dengan internet, itulah saat dimana setiap sistem dapat sewaktu-waktu menjadi target dari tangan-tangan berkepentingan, salahsatunya untuk tujuan politik. 


Teknologi Komputer dan Perang Modern

Organisasi whistleblower Wikileaks dan kegiatan leaking politiknya yang cukup menjadi fenomena mengguncang diakhir tahun 2010 menjadi babak baru dalam konstalasi global, menjadikan teknologi komputer sebagai satu bentuk investasi mahal dalam menciptakan kekuatan-kekuatan baru di dunia modern.


Oct 31, 2012

Internet INDONESIA dan Deliberative Democracy


Indonesia adalah bangsa besar dengan semangat paling menyala dalam menegakkan prinsip-prinsip berdemokrasi. Alat-alat demokrasi beragam dimulai dari pemilihan umum dengan sistem multipartai, pers bebas sampai menjamurnya organisasi-organisasi sosial-politik, kelompok-kelompok penekan dan kepentingan, tidak terlepas dari semakin meningkatnya peran ruang-ruang publik. Ruang publik hari ini sejatinya menjadi perdebatan dalam diskursus demokrasi ketika meniti hubungan antara rakyat dengan pemerintah. Diantara ruang-ruang publik yang efektif dalam penegakan demokrasi di kebanyakan negara adalah media internet.

Internet dan Partisipasi Politik Masyarakat

Jika perdebatan seputar fungsi internet dalam menstimulus partisipasi politik masyarakat luas sudah sampai pada titik dimana partisipasi politik tersebut terus meningkat secara statistik dan internet dianggap sebagai ‘a new media’ dalam kajian media dan teknologi komunikasi (Price, 2010) misalnya, hingga ‘a new tool of democracy’ dalam kajian politik (Danning, 2001) atau ‘a new public sphere’ dalam kajian filsafat dan sosiologi (Gimmler, 2001). 

Pertanyaannya kemudian adalah bagaimana dengan kadar pencapaian dari demokrasi itu sendiri? Apakah partisipasi politik melalui media internet dimana rakyat menyalurkan aspirasi mereka bekerja efektif dalam membangun suatu peradaban masyarakat yang demokratis? 

Untuk menjawab pertanyaan tersebut perkenankanlah saya mengurai argumentasi. 


Oct 23, 2012

Wawasan CYBER-POLITICS: Hacktivism-Cyberwarfare

Oleh: Nofia FITRI


Dunia global dan kemajuan teknologi modern, perkembangan internet beserta aktivitas di dunia maya/cyber tidak terlepas dari meningkatnya aksi-aksi kejahatan dan kriminalitas untuk tujuan profit, sosial-politik atau sebaliknya hanya sekedar penyebaran ideologi individu semata. Namun yang sangat disayangkan hari ini, masyarakat umum ternyata masih agak awam dalam memahami perbedaan diantara aksi-aksi di dunia maya yang kerap melibatkan teknik hacking komputer dengan beragam motif tersebut.

Sederhananya, seorang kriminalitas cyber di dunia maya (cracker=perusak) berbeda dengan hacker, berbeda dengan hacktivist, berbeda dengan cyberterrorist.


Hacktivism & Cybercrime

Sebut saja Political Acktivism atau yang dikenal dengan istilah ‘Hacktivism’ yang berbeda secara definisi dan implementasi dengan Cybercrime apalagi Cyberterrorism. Namun pembedaan ini menjadi kabur seiring dengan minimnya informasi dan sosialisasi kepada masyarakat, sehingga konotasi negatif kerap melekat dan sebaliknya mereka para pemula yang minim wawasan (baca: internet users/pecinta teknologi) justru semakin terbodohi oleh statement-statement antipolitik di dunia maya.

Hacktivism secara definisi dimaknai sebagai aksi yang tidak menggunakan kekerasan fisik juga tidak menimbulkan kekerasan fisik secara langsung dengan menggunakan teknik hacking komputer untuk tujuan-tujuan politis. Mengutip Samuel dalam pembatasan disertasi Harvard nya “hacktivism is the nonviolent use of illegal or legally ambigous digital tools in pursuit of political ends.” Bentuk aksi Hacktivism misalnya seperti yang dilakukan kelompok Hacktivism pertama the Cult of the Dead Cow di Amerika salahsatunya lewat aksi developing ‘Goolag Tool’ sebagai bentuk protes atas dominasi microsoft, atau kelompok The Electrohippies di Inggris dengan Gerakan propaganda Anti-Globalisasi nya di dunia maya.